Photobucket
Showing posts with label Panduan Merajut untuk Pemula. Show all posts
Showing posts with label Panduan Merajut untuk Pemula. Show all posts

Tuesday, January 10, 2017

Mengenal Tusuk Dasar Merajut

Sebelum bisa berkreasi dengan aneka model bentuk rajutan, terlebih dahulu  kita harus mengenal tusuk dasar rajutan.

1. Simpul Awal
   Caranya :
   a.  lingkarkan benang di jari telunjuk sebanyak 2x
   b.  Tarik benang ke 2 masuk kedalam benang pertama
   c.  Traik benang pertama masuk kedalam benang ke2
   d.  Kencangkan
 

Simpul awal - 1

Simpul awal 2

Simpul awal 3

Simpul awal 4

Simpul awal 5

Simpul awal 6

Simpul awal 7






2. Tusuk Rantai (ch)
caranya:
a. Buat simpul awal. kaitkan benang pada jarum rajut
b. Tarik benang yang terkait sampai keluar dari jarus rajut
c. lakukan langkah a-b hingga panjang yang diinginkan/

rantai1

Rantai2

Rantai3

Rantai4

Rantai5


3. Tusuk Tunggal (sc)
Caranya :
a. Buat tusuk rantai sepanjang yang diinginkan
b. Masukan jarum rajut pada lubang ke2 terhitung mundur dr jarum rajut
c. kaitkan jarum pada benang
d. tarik benang sampai melewati 2 lubang pada jarum rajut
e. lakukan langkah b-d hingga rantai habis

4. Tusuk Ganda (dc)
Caranya :
a. Buat tusuk rantai sebagai dasar sepanjang yang diinginkan
b. kaitkan benang pada jarum rajut
c. Masukkan benang pada rantai ke3 terhitung mundur dari jarum rajut
d. kaitkan benang pada jarum rajut
e. tarik benang melewati lubang rantai
f. kaitkan benang pada jarum rajut
g.Tarik benang melewati 2 lubang
h. kaitkan benang pada jarum rajut
i. tarik benang melewati 2 lubang

5. Tusuk Triple (tr)
Tusuk ini mirip dengan tusk ganda, perbedaannya hanya jika pada tusuk ganda benang dikaitkan 1 kali dijarum rajut maka pada tusuk triple benang dikaitkan 2 kali.

6. Tusuk Sisip (st)
Biasanya digunakan untuk menyambung dan membuat tusukan baru di tempat lain

Thursday, September 26, 2013

Mengenal jenis-jenis benang rajut

Sebelum mulai merajut, alangkah baiknya jika kita mengetahui jenis-jenis benang. Ada benang yang cocok untuk membuat baju, membuat pernak-pernik. Benang juga bisa dibedakan berdasarkan ketebalannya, dan sifatnya. Benang untuk merajut tentu berbeda dengan benang  untuk menjahit atau menyulam. Berikut jenis-jenis benang yg biasa di gunakan untuk merajut:

1. Benang Katun
bersifat dingin, ringan, tidak berbulu, menyerap keringat
cocok untuk membuat segala jenis rajutan
2. Benang rayon  
bersifat dingin, berat, menempel di tubuh, tidak berbulu
cocok untuk membuat produk rajutan yg wearable atau yang menempel dibadan, seperti: sweater, baju dll
3. Benang akrilik
Tampilannya seperti benang wol. Kelebihannya benang ini mempunyai pilihan warna yg banyak dan harganya yg sangat terjangkau. 
cocok untuk membuat segala pernak-pernik
4. Benang wool :
 bersifat panas, ringan, berbulu, dan lentur. umumnya terbuat dari bulu domba.
kurang cocok untuk membuat produk wearable.
5. Benang Polyester 
Sifat benangnya cukup hangat, tidak berbulu dan ringan.

Diantara jenis2 benang diatas, aku paling sering menggunakan benang katun. Selain harganya yg terjangkau, benang katun juga bias di gunakan untuk aneka jenis rajutan. Dann pilihan warna benangnya pun beragam. Ada yg 1 warna maupun yg kombinasi atau dikenal dengan katun sembur. Salah satu contohnya seperti dibawah ini:
Benang Rajut katun

Yukk kita kenali dulu jenis-jenis benang, supaya tau jenis benang apa yg cocok untuk rajutan kita nantinya ^_^